Part 04-Flashback Lamaran ”Sekolah”

on

“Masa remaja saya bahagia, bukan dengan keluar malam, pacaran, dan nongkrong seenaknya. Remaja ya remaja, bukan membangkan orangtua semaunya”

Seperti sudah mau melamar kerja saja. Mulai hari itu, yang saya ingat, saya, Devi, Putri, Anis, Ririn, Naim, Vera, Khusnul, dan ada beberapa teman SD yang lain sibuk nyari SMP setelah Try Out.

Mulai dari ikut Try Out di beberapa SMP favorit di kota kami, sampai tes-tes dari Bimbel mahal kami ikuti. Alhasil, sudah ketahuan, pasti tidak lolos, haha …

Dan kami bahagia!

Bersepeda dari mulai 3 km sampai 7 km pernah kami jalani. Tujuannya dulu cuma ingin menempuh pendidikan yang lebih baik. Tidak seperti di desa.

Padahal sebenarnya, tujuan sekarang lebih ke ingin membahagiakan orangtua, biar pas ditanya anaknya sekolah mana, jawabannya bisa se-keren orang-orang yang anaknya pintar dan bisa bersekolah di kota.

Tapi ya sudahlah, biar bagaimanapun kami sudah berusaha, mengukir kenangan yang dapat dikenang nanti, hingga kami berkeluarga dan beranak pinak.

Kalau boleh dipikir panjang, sebenarnya untuk lanjut sekolah SMP pada saat itu, pikiran saya masih belum terpampang.

“Apa iya bisa lanjut kuliah”

Lagi-lagi ibu meyakinkan saya.

Kita tidak punya banyak harta, yang kita punya ilmu. Sekolahlah, kadang uang bisa hilang, bahkan membuat orang gila, tapi ilmu? Ilmu bisa merubah keadaan, bahkan kesederhanaan.

Saya berangkat.

Tes demi tes saya coba. Mulai dari dipuji karena nilai bagus, sampai ditertawakan banyak orang karena nilai paling rendah pun, pernah!

Walhasil, pilihan jatuh ke SMP N 4 Klaten. Salah satu SMP yang letaknya kurang lebih 4 km dari rumah.

Tidak apa, Tuhan telah mengaturnya. Saya sekolah, biayanya? Tenang, bisa hutang!

Pilihan saya ada 2 setiap kali mau berangkat sekolah.

Mau naik sepeda, atau jalan kaki. Jangan berharap naik angkot, kalau naik angkot, maka saya tidak ada biaya untuk jajan selama istirahat.

Well, naik sepeda! Tidak jauh kok, kecuali kalau ban sepeda bocor, tidak ada uang, dan hujan deras! Jalan kaki.

Itu lamaran pertama saya, untuk melamar sekolah ke SMP Negeri. Tujuannya cuma untuk biaya yang murah dan dapat menikmati fasilitas sekolah dari pemerintah secara cuma-cuma.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s